COVID-19 : Mengeluh Sakit Kepala, Virus Corona Membunuh Anak di Amerika


Bocah perempuan berusia 5 tahun menjadi korban anak pertama karena pandemi COVID-19 di Michigan, Amerika Serikat. Skylar Herbert, nama bocah itu, meninggal setelah virus corona membuat otaknya tak berfungsi, Minggu 19 April 2020.

"Kami memutuskan untuk melepasnya dari ventilator hari ini karena perawatannya telah berhenti, para dokter memberi tahu kami bahwa ada kemungkinan otaknya tidak berfungsi," ujar LaVondria Herbert, 46, sang ibunda, kepada The Detroit News.

LaVondria menerangkan, anaknya pertama kali mengeluh sakit kepala yang amat sangat sebulan lalu. Herbert kecil lalu didiagnosa radang tenggorokan pada 23 Maret oleh seorang dokter dan diizinkan pulang dengan resep obat antibiotik.

Hari-hari setelahnya, bocah berambut keriting itu terus menangis sepanjang malam dan mengatakan sakit di kepala. LaVondria, yang sehari-hari adalah anggota polisi itu lalu membawanya menjalani tes COVID-19 di Beaumont Hospital, Royal Oak.

Setelah hasil tes menyatakan positif, keesokan harinya Ebbie Herbert, atah Skylar, menjalani tes yang sama. Pada hari juga, Skylar kejang dan mendapat diagnosa baru kalau dia mengidap meningitis atau radang selaput otak. "Kami pada dasarnya hanya tahu dia tidak akan kembali kepada kami," kata LaVondria.

Dia mengatakan tidak tahu bagaimana anaknya bisa terinfeksi virus corona COVID-19. Menurutnya, mereka telah tinggal di rumah selama berminggu-minggu dan selama ini sehat.  Hingga artikel ini dibuat, The Detroit News menyatakan hasil tes pada Ebbie Herbert tidak cukup meyakinkan meskipun memiliki gejala.

Beamont Hospital memberi konfirmasi kalau Skylar adalah anak pertama yang meninggal akibat penularan COVID-19 di Michigan. "Kehilangan seorang anak, kapan saja, dalam keadaan apa pun, adalah tragedi," kata juru bicara rumah sakit itu.



Sumber Artikel : tempo.co
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact here.

1 Response to "COVID-19 : Mengeluh Sakit Kepala, Virus Corona Membunuh Anak di Amerika"

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Loading...